Jumat, 24 Maret 2017

TENTANG JJM


#JJM ke 5
TENTANG JJM (Jurnal Jomblo Mulia)
Ilmu itu bagai hasil panen atau buruan di dalam karung, menulis adalah ikatannya” (Imam- Syafi’i)


Awalnya saya mungkin harus jujur, bahwa menulis memang hal yang baru bagiku. Tapi entah mengapa, disetiap aku mulai goreskan pena keyboard-ku saya merasa beban pikiran dan hati ini mulai berkurang sekaligus rasa gelisah ini sedikit demi sedikit terobati. Itu yang kurasakan, seakan mendapatkan suntikan bius yang membuat hidupku tenang. Aku baru mulai tertarik dibidang ini ketika aku menginjak semester tiga di kampus STIE Mahardhika Surabaya. Berawal dari ke kagumanku pada 2 orang penulis muda yaitu Gus Rofiq Hudawy (Gus: Sebutan Putra Kyai Pesantren) penulis buku “Gus satu kata banyak tawa” dan “Doakan jangan duakan” dan bang Brilli Agung penulis buku “Penyihir Aksara” dan 25 buku lainnya. Mereka berdua seakan menjadi motivator yang membangkitkan aura menulisku. Dari mereka saya tahu bahwa menulis adalah pekerjaan mulia.
Penulis adalah pekerja keabadian. Seandainya mereka meninggal dunia karya tulis mereka akan tetap dikenang,dibaca dan diamalkan jika tulisan itu bermanfaat, dan itulah konsep daripada ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat merupakan salah satu dari 3 perkara yang tidak putus pahalanya ketika kita meninggal nanti. Ya, impian terbesarku saat ini adalah ingin jadi Writter. Minimal aku bisa menulis satu buku seumur hidupku, ya kalau misalkan lebih anggap saja itu bonus.. hehe. Apa salahnya kita bermimpi tinggi? bahkan Bung Karno pernah bilang “Bermimpilah setinggi langit seandainya kamu jatuh, kamu akan jatuh diantara bintang-bintang”.Walaupun seperti kita ketahui bahwa menulis memang bukan perkara yang bisa dibilang mudah bagi pemula sepertiku. Buktinya saat ngerjain tugas makalah saja kita banyak copas materi secara mentah-mentahan dari internet bagaimana dengan menulis sebuah buku?. Bukankah dalam Islam ada sebuah maqolah yang tak asing lagi ditelinga kita Man Jadda wajada,siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.
Lalu apa kaitannya dengan JJM? JJM adalah kepanjangan dari Jurnal Jomblo Mulia. Ini adalah judul dari kumpulan beberapa tulisan yang aku share di blog pribadiku www.pengembarailmunya.blogspot.com. Mungkin darisini teman-teman bertanya kenapa kok pakai judul “Jurnal Jomblo Mulia” ? Karena harapannya penulis jurnal ini menjadi jomblo yang lebih dari sekedar jomblo biasa. Ya kalau mau jujur sih pada intinya penulis gak mau dibilang sebagai JONES lah.hehe.. Haduh, kok malah ngomongin jomblo sih. Oke next, berbicara tentang blog sebenarnya blog-ku yang sekarang ku beri nama “PENGEMBARA ILMU” dulunya bernama “GILA SALES DAN MARKETING”. Nah, aku rasa nama yang terakhir ini lebih cocok setelah banyak pertimbangan yang aku lakukan. Walaupun disatu sisi sejak dua tahun terakhir, pekerjaanku memang bergelut didunia sales-marketing tapi aku merasa belum expert saja dibidang itu. Sehingga keputusan bulatku untuk me-rename menjadi “PENGEMBARA ILMU” adalah keputusan yang tepat, mengingat memang aku sedang berjuang untuk mendapatkan ilmu-ilmu tersebut. Dan InsyaAllah, saya berkomitmen untuk bisa ber-istiqomah menulis JMM ini diblog. Minimal dalam satu minggu satu jurnal yang saya tulis di JJM, syukur-syukur bisa setiap hari. Harapannya semoga apa yang saya tulis bisa memberikan manfaat kepada teman-teman pembaca dan khusunya bisa menjadi cambuk bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Amin.
Saya termasuk orang yang tidak begitu percaya dengan kata kebetulan. Termasuk beberapa penulis buku Best Seller yang terkenal sebut saja; Ahmad Fuadi, Ippho Santosa, Andre Hirata, Radiya Dika dll. Mereka menjadi yang seperti saat ini bukan hanya berdasarkan kata kebetulan tapi pasti mereka melalui beberapa proses yang panjang untuk meraih kesuksesan dalam hidupnya. Maka, terus berbuat untuk mimpi yang kita yakini dan layak diperjuangkan meskipun kecil merupakan langkah yang tepat. Tak ada yang tahu upaya yang mana yang akan mendatangkan hasil, tugas kita bukan memperdebatkannya. Tugas kita hanya terus berikhtiar. Untuk perkara upah sebagai buah daripada hasil. Sudah ada yang mengatur, tidak usah kwatir!
Menunjukkan kerja nyata kita dalam meraih cita-cita tersebut saya pikir memang perlu diperlihatkan kepada khalayak. Bukan semata untuk mencari polularitas, itu terlalu rendahan. Namun barangkali dengan mengabarkan kepada orang lain melalui blog, medsos dll. Kita akan memperoleh dukungan dan kekuatan. Ya, walupun kekuatan untuk memulai dan mengerjakan dari diri sendiri itu lebih ampuh. Setidaknya dengan adanya dukungan kita akan mendapatkan beberapa suplemen penambah semangat kita, yang paling penting dukungan itu bagiku adalah dari orang tua. Orangtua bisa dijadikan purnama penyemangat kita, misalnya dengan kesuksesan yang kita raih dapat membahagiankan kedua orangtua sebelum mereka meninggalkan kita untuk selamanya. 
__________________________________________________________________________
Sidoarjo, 25 Maret 2017
Budi Setiawan 


Selasa, 21 Maret 2017

Kuliah, Niat Anda Apa?

Kuliah, Niat Anda Apa?
 
sumber gambar: http://www.isigood.com/wp-content/uploads/2015/05/kuliah.jpg
Bicara masalah niat, otomatis bicara masalah hati. Apa yang diucap di bibir mungkin bisa dikarang seindah mungkin, tapi apa yang ada dihati, siapa yang tau? Hanya orang yang bersangkutan dan Allah lah yang tau. Seperti halnya kata-kata cinta yang mungkin sering kita dengar dari gebetan atau seseorang yang kita cintai. “Aku mencintaimu”,”Aku sayang kamu”,”Aku butuh kamu”,”Aku ingin kamu”,”Aku rindu kamu”, bahkan sampai bilang “Aku tak bisa hidup tanpamu”. Entah ada berapa macam variabel kalimat yang sering dipakai sebagian besar orang dimuka bumi ini untuk mengekspresikan rasa cintanya pada sang kekasih. Tapi apakah semua itu datang dari hati? Jawabannya belum tentu. Andaikan semua kata cinta datang dari hati yang terdalam maka mungkin tidak akan ada yang namanya putus cinta dan perceraian dalam sebuah hubungan. Karena dari awal kita sudah punya niat dan komitment untuk mencintainya sepenuh hati bukan separuh. Betul tidak?

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung pada niatnya...” Hadis ini sangat masyhur dikalangan umat islam. Niat atau motif perbuatan adalah hal pertama yang harus ditentukan sebelum mengerjakan sesuatu. Motif inilah yang membuat satu pekerjaan mempunyai nilai (Value). Pekerjaan boleh sama, tapi nilai belum tentu sama. Seseorang pemberi bisa saja dikatakan dermawan tapi jika diketahui bahwa motifnya adalah untuk kampanye pencalonan dalam satu kompetisi politik misalnya, maka tentu saja ia tak layak lagi menyandang gelar dermawan lagi. Orang bilang ada udang dibalik batu, memang betul.
Jika ditanya, untuk apa kamu kuliah? Jawabannya adalah supaya nantinya mudah  mendapatkan pekerjaan. Kuliah adalah untuk bekerja. Inilah jawaban standar yang telah terdoktrin dan tak layak dipertanyakan lagi .Sudah menjadi hal yang lumrah, bahkan menjadi semacam mitos yang tabu untuk dilanggar. Apa tidak boleh kuliah untuk cari kerja? Tentu saja boleh. Semua mahasiswa tentu tak mau menjadi pengangguran terdidik, termasuk penulis,hehehe. Apa iya kuliah targetnya hanya kerja? Harta? Atau istilah yang sering kita sebut UUD (Ujung-ujungnya duit) hehehe. Kalau memang cuma itu targetnya , untuk apa kita kuliah? Lebih baik kita dari kecil kerja cari modal dan belajar dagang. Mungkin satu atau dua tahun sudah diketahui perkembangannya.

Sejalan dengan itu Syech Imam Burhanul Islam Azzarnuji dalam kitab yang ditulisnya ”Ta’alimul Muta’alim” buku yang membahas tentang etika dalam menuntut ilmu yang dijadikan text book pesantren yang pada bab-bab awalnya membahas tentang niat belajar. Niat yang direkomendasikan dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa ” Hendaknya seorang pelajar berniat dalam menuntut ilmu adalah untuk mencari rida Allah, bekal diakhirat, membasmi kebodohan dari dirinya dan orang lain, menghidupkan agama Islam karna agama akan tegak dengan ilmu, selain itu tidak dibenarkan zuhud dan tawakkal yang disertai dengan kebodohan” Ungkap Syech Azzarnuji dalam kitab beliau. Sekilas niat-niat ini mungkin terkesan jauh dari realitas. Bahkan mungkin ada yang menanggapi “Ah., pake agama lagi apa hubunganya?”. Jawabanya adalah karena agama merupakan tuntunan hidup segala aspek kehidupan manusia, termasuk tentang niat dan mencari ilmu.

Tulisan ini sebenarnya terinspirasi video youtube deklamasi puisi Ws.Rendra yang berjudul  sajak “ Pertemuan mahasiswa “. Dalam video deklamasi tersebut secara garis besar isinya adalah mengingatkan tentang maksud baik dan tujuan kita kuliah itu seperti apa. berikut cuplikannya:

Kenapa maksud baik dilakukan
Tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
Tanah-Tanah digunung sudah menjadi milik orang-orang dikota
Perkebuanan yang luas
Hanya menguntungkan segolongan kecil saja
Alat-alat kemajuan yang dimporty
Tidak cocok bagi petani yang sempit tanahnya
Tentu saja kita bretanya
“Maksud baik saudara untuk siapa?”
Kita mahasiswa tidak buta!!!

Sajak puisi Ws.Rendra tersebut seakan menjadi cambuk bagi saya untuk sejenak berfikir dan merenung kembali tentang niat dan tujuan saya kuliah. Hingga saya juga mencoba ikut membuat video deklamasi puisi Ws.Rendra ini dikampus STIE Mahardhika Surabaya, sebagai bentuk apresiasi saya atas rasa sangat dalamnya makna dibalik puisi tersebut. Channel youtubenya bisa dilihat di sini https://youtu.be/9vdhxgdbR18 . Yang kita takutkan disini adalah salah niat tersebut menjadi ujung pangkal dan penyebab para mantan mahasiswa yang telah menjadi pejabat rela menggadaikan idealisme, menggadaikan rakyat, bahkan menggadaikan bangsa ini. Semoga saja tidak terjadi demikian.

________________________________________________________________________

Sidoarjo, 22 maret 2017
Budi Setiawan

Sumber: Kitab Ta’alimul Muta’alim


#kuliah #mahasiswa #tentangniat #kampus #stiemahardhika #cariilmu 

Jumat, 17 Maret 2017

TENTANG PILIHAN

TENTANG PILIHAN

"Jika memang harus memilih, pilih sakit hati apa sakit gigi?" (Ridwan Kamil)😁

Terinspirasi dari status FB bapak Ridwan Kamil (Walikota Bandung) yang sempat dikenal juga sebagai bapak jomblo nasional beberapa tahun yang lalu hehe.. rasanya kok saya ingin menggerakkan pena keyboard laptopku untuk menuliskan beberapa paragraf tentang arti sebuah pilihan hidup.

jalan desa Ngrayun,Ponorogo

Berbicara tentang sebuah pilihan hidup
memang susah jika kita dihadapkan dengan dua buah pilihan, dan parahnya lagi dua pilihan itu punya sisi kelemahan dan kelebihan masing-masing. Saya contohnya, saya termasuk tipe orang yang suka pilih-pilih seperti cewek kalo lagi cari baju dimall. Hehehe..Terkadang saya sampai bilang ke temanku, "kamu aja bro yang cari bajunya dulu, aku entar aja deh". Aku bilang gitu karena aku sadar, betapa lamanya aku cari baju gara-gara ada sebuah PILIHAN yang sudah terdoktrin dalam memori otakku, hingga aku harus benar-benar jeli dalam memilih. Begitupun jika tiba-tiba ada yang bertanya padaku "kenapa kok betah jomblo?", jawabannya sudah barang tentu, karena sebuah pilihan. Bukan berarti gak laku lah ya...!! Enak aja.hahaha..
Tapi juga jangan berpikiran "jangan-jangan budi itu.........?". Gak lah, aku juga masih normal keles. Masih sama seperti yang lain suka cewek cantik, kalo memang aku gak suka sama seorang cewek terus sajak-sajak cinta yang kutulis selama ini buat siapa donk?😄Masak buat putra duyung wakaka.. gak mungkin sekali kan. »


Eh,.. malah ngomongin jodoh. Gak apalah intermezo.hehe.. oke skip.
Dalam hidup kita memang sudah terlahir karena pilihan. Buktinya dari 250 juta sperma yang masuk ke rahim seorang Ibu ,hanya satu sperma yang berhasil mencapai sel telur hingga menjadi kita seperti sekarang ini. Itu artinya kita lah yang dipilih Allah untuk menjadi Khalifah sekaligus tokoh dalam skenario hidupNya dibumi ini. Kalo dirumuskan hidup itu kan antara B-D B:Birth (Lahir) dan D:Dead (Mati), diantara itu ada huruf C yaitu CHOICE (Pilihan). Sampai disini sudah jelas kan kalau hidup ini pilihan. Ya, pilahan terhadap opsi-opsi jawaban, mungkin ada yang benar dan mungkin ada yang salah. Tinggal tugas kita memilih diantara jawaban A,B,C atau D mana yang paling benar. Bukan begitu gays?.😊😉
__________________________________________________________________________________
Sidoarjo,17/03/2017
Budi Setiawan


#pilihan #pilihanhidup #choices #liveischoice #jomblosyariah #jodohpastibertemu #photooftheday #pictoftheday #quotesoftheday #jurnal #diary #jurnalisnyamahardhika #stiemahardhikasurabaya #jurnalistik #likeforlike #lfl #lovequotes #surabayapunyacerita #instagram #instalike

Selasa, 07 Maret 2017

Jurnalistik adalah para pekerja keabadian

Jurnalistik adalah Para Pekerja Keabadian


"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang didalam masyarakat dan dari sejarah.Menulis adalah bekerja untuk keabadian.(Pramoedya Ananta Toer)

Tulisan ini aku awali dengan sedikit meminjam quotes dari bang Pram tentang profesi menulis. Mungkin itu juga menjadi sebuah jawaban ketika saya ditanya teman-teman kenapa saya memilih UKM Jurnalistik di kampus STIE MAHARDHIKA Surabaya. Entah mengapa hari ini aku ingin berbagi kisah dengan pilihanku itu. Mungkin teman-teman bertanya ada apa dibalik profesi "Jurnalistik"?

Seketika pikiranku meraba dan mengingat saat melihat tayangan video di youtube mengenai perjalan kisah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ara-Aita UIN Sunan Ampel satu tahun yang lalu. Mungkin bagi kalian yang belum lihat bisa tonton dulu di channel youtubenya https://youtu.be/szH5LYli7Mk . Sudah pada lihat? oke kita lanjut. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa Sesungguhnya pekerjaan jurnalistik sangatlah mulia, mereka pekerja keabadian. Hal itulah yang menginspirasi saya untuk menuliskan judul tulisanku kali ini.

Tak jauh dari situ menurutku ketika wartawan/jurnalis melaksanakan tugasnya secara independen sesuai dengan kode etik jurnalistik berarti dia telah memberikan informasi dan edukasi yang benar kepada publik. Prinsipnya dalam islam wartawan independen menurut perspektif saya adalah Basyiran Wa Nadhiran. Basyiran artinya pemberi kabar gembira, dan Nadziran artinya pemberi peringatan. Dari situ sudah jelas bukankah tugas jurnalis itu sangatlah mulia?. Tetapi realitanya mayoritas anak Indonesia jika ditanya apa cita-citanya setelah dewasa nanti mereka jawab "Saya ingin menjadi dokter". Ada tiga profesi yang menurutku di Indonesia belum banyak diminati, yaitu Wartawan, Penulis, dan Pengusaha. Jelas saja bisa dihitung jumlahnya yang mau menjawab "Saya ingin jadi wartawan, penulis ataupun pengusaha". Peran antara Dokter dan Wartawan sama-sama penting. Seorang dokter berperan menyembuhkan orang sakit dan seorang Wartawan berperan memberikan informasi dan edukasi kepada publik. Tergantung kita mau memilih minoritas diatas mayoritas atau tidak. Yah, mungkin memilih minoritas itu adalah hal yang begitu berat gays.^_^
_________________________________________________________________________________

Sidoarjo, 8 maret 2017
Budi Setiawan


Minggu, 26 Februari 2017

Jomblo itu bukan AIB

                                 Jomblo Itu Bukan Aib

         Apa yang teman-teman pikir jika mendengar kata JOMBLO? Kalau kita telusuri dulu pengertian jomblo ada beberapa pendapat nih, tentunya berbeda juga jika-teman ada pendapat lain. Saya sebenarnya sedikit kesulitan mencari definisi kata JOMBLO dari sumber yang recomended, misalnya dalam wikipedia arti kata JOMBLO tidak saya temukan. Baru kemudian setelah saya pergi ke KBBI (Kamus besar bahasa indonesia saya menemukan artinya di KBBI dijelaskan JOMBLO itu berasal dari kosa kata JOMLO (tanpa huruf B) yang artinya Gadis tua. Entah kenapa kata JOMLO berubah menjadi JOMBLO seperti yang sering kita dengar saat ini. Tapi seiring berjalannya waktu di era sekarang jomblo didefinisikan bukan cuma seperti itu lagi. Menurut saya pribadi Jomblo adalah satu keadaan dimana seeseorang tidak mempunyai kekasih atau pasangan hidup. Dijaman sekarang banyak yang mbully jika temannya masih jomblo, kamu termasuk orang yang dibullly tersebut atau bukan?^.^, Tapi tenang dan jangan bimbang saya tidak akan mengupas terlalu panjang tentang sengsaranya jomblo, justru sebaliknya. Jomblo itu bukan aib, memang benar begitu, kenapa? Banyak alasan yang menyatakan kengggulan dari produk-produk jomblo lho, jangan salah!. Teman-teman ada yang tau gak itu apa saja? Baiklah jadi JOMBLO disini mempunyai beberapa makna dan pernyataan yang cukup bagus diantaranya:
1.JOMBLO bukan berarti gak laku. Hanya saja belum diberikan teman/pasangan yang pasti oleh Allah dalam menjalani sebuah kehidupan.
2.JOMLBO bukan orang yang ketinggalan Zaman. Haya saja enggan berpacaran,karena masih suci dan terbebas dari jurang yang kotor & penuh dosa/kemaksiatan yang dibenci oleh Ilahi pencipta langit dan bumi.
3.JOMBLO itu berada dalam zona bebas. Iya zona bebas untuk melakukan apa saja tanpa harus tanya ini itu pada pasangannya.
4.JOMBLO bukan berarti kuper / kurang pergaulan. Hanya saja masih menunggu orang dan waktu yang tepat. Kalau bahasa kerennya katanya masih memantaskan diri.Waw..
5.JOMBLO adalah jalan /kunci meraih cita-cita tanpa adanya penghalang.
6.JOMBLO itu bebas memilih. Karena tidak ada yang melarang untuk berteman dengan cewek/cowok siapapun. Hehe,. awalnya Memang teman tapi siapa tahu nanti jadi teman hidup.. cie...^.^
7.JOMBLO Is Very Happy. Benar juga karena gak pernah patah hati (Yah.. patah hati dari mana punya pacar aja enggak).hehe.. Apalagi ketika malam minggu hujan, duh.. sengnya bukan main para JOMBLOYER. Mereka pasti langsung buka BBM dan update statusnya begini “ Alhamdulillah hujan. Selamat kehujanan ya yang lagi malming”, wkwkwk.


        Nah, pembaca yang budiman. Janganlah bersedih jika kita keadaannya belum mempunyai teman hidup / pasangan. Bukankah setiap apa yang dimuka bumi ini diciptakan untuk berpasang-pasangan.seperti adanya siang dan malang, adanya panas & hujan, adanya Laila & majnun, adanya Romeo & Juliet, adanya rama & dan sampai adanya aku dan kamu..hehehe. janganlah kita tertipu kenikmatan sementara karena kenikmatan selamanya itu lebih indah, tentunya nikmat selamanya itu harus kita balut dulu dengan sebuah ikatan yang mendapatkan lebel “HALAL” dari KUA dan sang pencipta.
Meskipun masih sendiri, tapi hidup itu harus JHS ( Jalani, hadapi, Syukuri). He..he...
Semoga bermanfaat.
Sidoarjo, 27 Februari 2017
Budi Setiawan

Sumber gambar:


Sabtu, 06 Agustus 2016

Customers Adalah RAJA


Seorang Raja adalah orang yang sepantasnya kita hormati , kita layani dan menjadi fokus utama dalam sebuah pelayanan. Dalam dunia bisnis kedudukan seorang customer adalah raja yang harus kita layani sepenuh hati tentunya dengan batasan hubungan pelayan perusahaan dengan customer saja. Bisa kita bayangkan andaikan tidak ada customer yang mau membeli produk kita lantas dari mana kita dapat income setiap bulannya untuk membiayai biaya produksi, karyawan dan pemilik perusahaan sendiri?.

Dibanyak perusahaan mereka menjadikan pelayanan customer yang baik menjadi motto perusahaannya, ada yang mengatakan "Kepuasan Anda Kebanggaan Kami", "Anda Puas Kami Bangga", dan yang agak lucu "Anda Puas Kami Lemas", hehehe.. itulah tadi beberapa motto pelayanan perusahaan yang sering mereka tulis dibrand, event, blog, dan media promo lainnya. Jelaslah kekuatan tawar (Bergaining Power) pembeli lebih kuat daripada penjual. Terlebih lagi The Power Of YES ada pada pelanggan, hanya pelanggan yang dapat mengatakan "OK" pada suatu transaksi jual beli. Oleh karena itu banyak eksekutif perusahaannya yang mengatakan kepada karyawan terutama frontliner untuk melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya, tanpa seorang pelanggan maka perusahaan dianggap tidak ada.

Penulis akan memberikan ilustrasi contoh pelayanan perusahaan kepada customer saat terjadi sebuah masalah dengan customer;

Singkat cerita, suatu hari saya yang notabenenya seorang marketer melakukan kunjungan ke cutomer yang minta katalog dan bertemu dengan saya, kemudian saya datang kasih katalog dan dia bertanya: "mas, kalo yang ukuran Jumbo ada mas?" saya bilang: "Ada pak, tapi Indent dulu dri pusat karena stock yang ready digudang kita adalah yang ukuran standart". "Iya oke mas, saya order 9 lembar ukuran jumbo ya.. kira-kira berapa hari datangnya mas?" tanya pelanggan. "Baik pak, kira-kira 4 hari pak ". Kemudian saya balik kekantor dan bertanya BM saya tentang orderan tersebut dia bilang bisa diproses asalkan minimal dropsizenya 20 lembar sedangkan yang pelanggan pesan hanyalah 9 lembar. Esok harinya saya kembali menemui pelanggan untuk memberi penjelasan dan memberikan solusi agar beralih ke ukuran standart tapi dia bersikukuh tidak mau. Terpaksa saya balik kekantor untuk minta solusi terbaik agar transaksi pelanggan tersebut deal dan pelanggan tidak kecewa. Akhirnya karena memang tidak hanya masalah dropsize order yang kurang, material dipabrik untuk produksi ukuran jumbo juga habis, Saya dengan BM saya datang ke workshopnya lagi. Sebagai seorang manajer senior BM saya memberikan solusi terbaik kepada pelanggan agar pelanggan mau membeli ukuran standart 18 lembar  + kita kasih 2 lembar gratis jadi semuanya 20 lembar. Jadi pelanggan hanya diwajibkan membayar 18 lembar produk dari 20 lembar yang kita kasih,sebagai bentuk pelayanan dan solusi kita agar pelanggan tersebut tidak kecewa. Pelanggan tersebut akhirnya mau membeli dan esok harinya barang kita kirim.

Seperti itulah bagaimana seharusnya kita memperlakukan pelanggan, pelayanan yang baik dan memberikan solusi terbaik kepada pelanggan adalah kunci untuk menjaga brand imej dan hubungan dengan pelanggan kita tetap baik.

Semoga bermanfaat.,

Sumber gambar:kaliskukis.com




Sabtu, 23 Juli 2016

Ispirasi Penjualan dari PIT STOP mobil FORMULA 1

Renungan 1

Apakah kita pernah mencoba melakukan penggantian ban mobil/kendaraan kita ketika kempes? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengganti 1 roda yang kempes dengan ban cadangan? Apakah 30 menit? 15 menit? itu baru mengganti 1ban saja. Tahukah anda, dalam balapan mobil Formula 1 yang sangat menarik dan menjadi kompetisi adalah kecepatan dalam pit stop. Rekor pit stop tercepat adalah 2,05 detik! Ya, hanya 2 detik lebih sedikit saja! Sepertinya sangat sulit dibayangkan untuk bisa mengganti empat (4) roda hanya dalam waktu yang sesingkat itu.

Agar dapat mencapai waktu yanga sangat singkat, satu tim pit stop biasanya terdiri dari 20 orang, yang masing-masing sudah ada bagiannya sendiri-sendiri. Jadi mereka bekerja sesuai dengan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Ada yang bertugas melepas ban, ada yang memasang ban, ada pula yang tugasnya membersihkan kaca helm sipembalap. Mungkin kelihatannya sepele, tetapi jika salah satu orang dalam tim tidak bekerja dengan baik, maka akibatnya akan mempengaruhi hasil secara keseluruhan.

Apa yang bisa kita pelajari dari pit stop formula 1 tersebut? Dengan kerjasama tim yang baik, pekerjaan yang sepertinya mustahil ternyata bisa dilakukan. Hal ini berlaku juga dalam pekerjaan kita sehari-hari. Dalam tim sebuah distributor misalnya, kita mempunyai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ada yang bertugas untuk cari orderan produk yang dijual, ada yang bagian admin, ada bagian gudang, ada juga bagian ASP/Sopir yang tugasnya mengantarkan barang pesanan. Kita harus sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab kita itu adalah bagian dari kerja tim, yang jika salah satu bagian tidak bekerja dengan baik, maka seluruh tim akan menerima hasil yang buruk.

Dengan semangat kerja tim inilah, maka hasil yang fantastis pasti bisa kita raih, yang tidak akan mungkin tercapai jika kita kerja masing-masing tanpa kerja sama. Itulah yang dinamakan sinergi. Kerja sinergi adalah bekerja yang saling memberikan kemenangan tiap pihak yang terlibat dalam tim. Jika kita sederhanakan dalam Bahasa matematika Sinergi berarti 1+1 Bukan lagi 2, tetapi HARUS lebih dari 3. Hasilnya bisa 10, bahkan bisa sampai 100 atau lebih lagi.

Akhir kata, jangan merasa kecil dengan pekerjaan yang kita punya sekarang. Ingatlah bahwa pekerjaan yang kita punya ini adalah bagian dari pekerjaan besar yang akan menghasilkan sesuatu yanga luar biasa lagi.

"Synergy-the bonus that achieved when things work together harmoniusly- Mark Twain"

"Synergy- adalah bonus yang didapat ketika segala sesuatunya bekerja bersama sama secara harmonis- Mark Twain".

Terima kasih..
Dan semoga bermanfaat

Sumber gambar:Blog.caranddriver.com 
 

Jumat, 22 Juli 2016

IDE,DARI MANA DATANGNYA?

  
 DARI MANA DATANGNYA SEBUAH IDE?? 
Darimana ide datang dan kemudian memungkinkan kita untuk membuat bisnis (Uang) dari ide tersebut? Mungkin sampai sekarang pertanyaan ini akan selalu menjadi tanda tanya besar bagi sebagian  besar orang.

"Kok bisa ya?", "kok terpikirkan ya?", dan kok-kok lainnya ketika melihat sebuah ide muncul (dalam konteks bisnis tertentu), dan kemudian menjadi sesuatu yang sangat menghasilkan. lebih parahnya lagi , kadang ide-ide cemerlang dan menghasilkan tersebut sebetulnya adalah sesuatu yang biasa kita lihat, kita jumpai ataupun bahkan kita sendiri yang seering bersentuhan. contoh gampangnya, Twitter, tahu kan? kaluu belum tahu , heloooow... kemana saja? hehehe. bercanda. Tapi kalau memang belum tahu silahkan cek langsung di twitter.com

Mungkin saya tidak bisa menyebutkan berapa detail banyaknya pengguna sosmed twitter di Indonesia ini bahkan dunia, dari kesekian jutaan ribu orang tersebut kok jarang sekali ya yang terfikir untuk membuat ID seperti @kata2bijak @infobdg misalnya? padahal kalau diperhatikan, kedua ID tersebut sering kali menjadiinfluenzer (media iklan)  yang digunakan banyak brand untuk melakukan promosi. Yang artinya banyak uang mengalir kedalam kocek sipemilik ID twitter tersebut. 

Contoh lain adalah keripik maicih, kalau anda tinggal dibandung siapa sih yang gak kenal maicih keripik setan yang pedasnya minta ampun ini?. keripik ini bisa didapatkan diwarung-warung kecil dengan harga yang terjangkau. Kemudian mampu membuat heboh mungkin se-Indonesia bahkan luar negeri untuk mencoba menikmati makanan ini. Dan itu gara-gara sipemilik membuat maicih dengan konsep level pedas sehingga produknya bisa meledak sampai saat ini. Dan tentunya uang mengalir dengan dengan derasnya. Kok bisa ya?

Lagi-lagi karena IDE. Masih banyak ribuan ide yang mulai bermunculan di Facebook, Twitter, Youtube dll. Nah sekarang bagaimana cara ide itu datang?

KNOWLEDGE
Pengetahuan akan mendekatkan kita pada ide-ide yang relevan dan luar biasa. semakin banyak pengetahuan semakin besar pula kita untuk mendapat sebuah ide dalam berbisnis. Maka perbanyaklah pengetahuan kita dari situ kita akan mendapatkan ide-ide baru yang mungkin orang lain tidak menyadarinya.

EXPERIENCE
Pengalaman adalah kunci munculnya ide. setuju atau tidak saya nggak peduli deh, hehehe. yang jelas, pengalaman merupakan sekumpulan informasi dan kejadian. Kata orang "Pengalaman adalah guru terbaik", memang benar dan gak aneh jika orang yang sudah lama berkecimpung didunia musik misalnya punya banyak ide tentang musik dibandingkan dengan pemain sepakbola betul? hehehe.

DOKUMENTASI
Kalau ini adalah gudangnya ide baru. Domentasi dalam bentuk buku, foto, video dll, menyimpan banyak sumber inspirasi untuk menemukan ide-ide baru. Alangkah baiknya dokumentasikan apapun yang menurut anda kelak akan memberikan inspirasi buat anda baik itu dijalan, warung, mall, dan lain-lain.

ILHAM
Percaya atau tidak, kembali ke hak masing-masing. Tapi saya pribadi selalu percaya ada yang dinamakan ilham. Ilham disini bukan nama orang, tapi sesuatu yang tiba-tiba muncul dipikiran kita padahal nggak ada hujan nggak ada petir. Istilah kerennya , Wangsit! kalau menurut saya, kunci untuk mendapatkan ilham ini adalah banyak dekat yang di Atas. Titik.
Terimakasih dan semoga bermanfaat.
 

Jumat, 11 Maret 2016

KISAH INSPIRATIF BIDANG PENJUALAN

  The Watkins Mans

Kisah nyata dari Bill Porter sangat menyentuh keterbatasannya sebagai penderita Celebral Palsy atau layuh otak. Membuat struktur syaraf otaknya terganggu. Bill porter, hampir tidak bisa menggerakkan tangan kanannya. Dokter menduka ia mengalami keterbelakangan mental dan menyarankan kepada orangtuanya untuk memasukkan kedalam rumah sakit mental. Orangtuanya menolak dan mendorong Bill untuk hidup mandiri hingga menyelesaikan sekolah menengah. Bill berkali-kali mengalami penolakan dari perusahaan tempat dia melamar. Akhirnya Bill mendapatkan kesempatan bekerja di Watkins-perusahaan di US setelah berhasil meyakinkan seorang Direktur. Kegigihan Bill dalam bekerja di Watkins Company membuktikan bahwa cacat yang dibawanya bukan halangan. Dia mampu menaklukkan wilayah tersebut dan mendapatkan pelanggan. Bill bekerja hingga usia 70 tahun diperusahaan Watkins dan mendapat julukan "The Watkins Man".

Jika seorang Bill Porter bisa membuktikan bahwa dengan segala keterbatasannya ia bisa sukses didunia penjualan, bagaimana dengan kita? Bagaimana kita memandang hambatan yang kita temui selama berjualan?

Hambatan dalam bekerja janganlah dipandang sebagai hambatan untuk mencapai kesuksesan, pandanglah hambatan sebagai ujian untuk mencapai kesuksesan. Karena tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai tanpa kerja keras.

"Tak ada alasan untuk tidak meraih sukses, karena orang yang fisiknya terbataspun bisa meraih kesuksesan (Anonim)".

SEMOGA BERMANFAAT DAN SALAM SUKSES!

by; Kang Budi Al-faqir

Rabu, 09 Maret 2016

BAGAIMANA CARA CLOSING PELANGGAN YANG BELUM KITA KENAL?!

BAGAIMANA CARA CLOSING PELANGGAN YANG BELUM KITA KENAL?!

Assalamu'alaikum wr.wb,,, salam sejahtera kawan.
        Dalam kesempatan ini saya akan share keteman-teman semua tentang bagaimana sih cara kita closing ke pelanggan yang belum kita kenal?.. mungkin kalian sebagian banyak yang berprofesi sebagai sales dan marketing disuatu perusahaan,, nah disuatu kesempatan mungkin kita ingin memasarkan produk kita kepelanggan yang sama sekali belum kita kenal sebelumnya. Lantas kemudian kita frustasi.. dan kita berfikir"kok barang saya gak laku-laku, kenapa ya?".Jawabannya adalah mungkin ada yang salah dari keseluruhan proses yang kita lakukan.. bagaimanakah proses yang baik,,,mari kita simak sebagai berikut:

  1. Buatlah tujuan yang jelas sebelum menemui pelanggan kita , seringkali ketika kita menemui pelanggan, kita tidak punya tujuan yang jelas untuk apa kita menemui mereka. Bahkan banyak juga dari temen-temen kita yang tujuan pertama mereka adalah hanya untuk mengisi report kunjungan, maka yang paling penting adalah rubahlah tujuan itu untuk mendapatkan closingan agar tercapi gold anda.
  2. Tunjukkan identitas diri anda, tanamkan dalam benak anda dan tunjukkan bahwa anda itu seakan-akan orang penting dan sangat disayangkan jika harus disia-siakan oleh pelanggan. Maka bangunlah kepercayaan diri (self confidence) anda mulai sekarang juga.
  3. Berjabat tangan, berjabat tangan adalah cara kita untuk membangun keakraban dengan pelanggan yang baru kita kenal.
  4. Mulailah dengan obrolan yang ringan, sesekali anda harus melihat sikon yang ada dan dengan itu anda bisa memulai obrolan ringan dengan suatu topik yang tengah anda dan pelanggan alami. karena kebanyakan dari pelanggan tidak suka dengan seorang sales dan marketing yang HARD PROSPEK yang tiba-tiba datang langsung menawarkan suatu produk. misalnya seoarang pelanggan sedang memberikan makan burungnya, kita bisa ngobrol mengenai burung, harga burung, dll.. buatlah seakan-akan kita tahu banyak & hobi dengan burung tersebut walaupun kita tidak begitu hobi dengan burung.
  5. Prospek dia dengan cara perlahan tapi pasti, Disaat kita punya waktu yang tepat segeralah mulai prospek dia, kenalkan produk kita perlahan tapi pasti.
  6. Yakinkan pelanggan anda, anda bisa menggunakan kata TERBUKTI untuk meyakinkan prospekkan kita, misalnya "Telah terbukti secara klinis produk kita aman digunakan" atau "Terbukti sudah ada 1500 pelanggan lebih dikota Surabaya yang menggunakan produk kita".
  7. Perbandingan harga, bandingkan harga produk anda dengan produk lain seakan-akan harga produk anda yang termurah walaupun dengan kwalitas dan fungsi yang sama dan berikan diskon jika memang ada program diskon, karena orang cenderung lebih suka harga yang murah dan diskon yang banyak.
  8. Tutup dengan menggunakan system impulse, yaitu dengan acuh tak acuh, tergesa-gesa , dan special. maksudnya adalah buat sipelanggan bahwa dialah orang yang paling beruntung karena anda memberikan special price untuknya dan tutuplah dengan segera seakan-akan banyak pelanggan yang membutuhkan produk atau jasa anda yang harus anda temui saat itu juga. 
  9. Pengulangan-REHASH, berikan saran dan penawaran kembali kepada pelanggan dan kemudian segera tutup pembicaraan lalu mintalah izin untuk pergi dengan baik.
                  Itulah 9 cara yang perlu kita ketahui dan terapkan saat kita ingin prospek kepada pelanggan yang belum kita kenal. Dan yang terakhir adalah Bangunlah hubungan baik dengan pelanggan , karena jika anda punya hubungan baik dengan pelanggan, maka mereka akan banyak berterimakasih kepada anda dan secara sukarela mereka akan menjadi marketing anda dan merefensikan anda mungkin kepada keluarga, tetangga ataupun teman dekat mereka. SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA SUKSES!



Selasa, 04 Agustus 2015

KOK HARUS GILA SALES & MARKETING???

             Assalamu'alaikum wr.wb,,, Salam sejahtera sobat..

            Helo,,helo..helo,,,, kawan semua,, alhamdulillahirrobbil'alamin dalam kesempatan ini kita masih diberi waktu oleh Allah swt tuhan pencipta alam semesta untuk mengintip sedikit tentang apa yang ada diblogger pribadi saya ini.

Baiklah sobat,, kalian ketika pertama kali membaca judul artikel saya mesti berpikir WAW,,,???? KOK HARUS GILA SALES & MARKETING???... dalam benak kalian ini orang kelihatane memang udah pengalaman yaaa,,,?? hooo,,, jangan bilang gitu dulu.. kalau boleh jujur saya memang adalah seorang pemula didunia sales & marketing, pokoknya boleh dibilang masih belajarlah gak apa apa karena memang sebenarnya masih belajar..hehehe.

Begini sobat,, sebenarnya maksud saya membuat blog ini adalah sebagai tempat untuk belajar, diskusi dan membicarakan apa itu sebenarnya SALESMAN & MARKETER kenapa kok ada istilah GILA MARKETING? apa sih istimewanya jadi Sales & Marketing,,, yuk sobat kita telusuri lebih dekat.